3 Blunder Bisnis Kecil Andrew Hidayat yang HARUS dihindari

3 Blunder Bisnis Kecil Andrew Hidayat yang HARUS dihindari - Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)

3 Blunder Bisnis Kecil Andrew Hidayat yang HARUS dihindari – Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)

Andrew Hidayat3 Blunder Bisnis Kecil Andrew Hidayat yang HARUS dihindari. Tidak ada yang sempurna bukan ? Ketika kita memulai suatu bisnis, seringkali kita melakukan blunder bisnis yang tidak kita sadari malah merugikan kita. Berdasarkan artikel yang saya kutip dari biz2credit.com yang ditulis oleh Faith Stewart mengenai kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh para pemilik bisnis kecil. Menghindari segala kemungkinan atas resiko yang akan kita terima akan sangat baik dalam perjalanan kita mencapai tujuan akhir. Tetapi ada beberapa blunder yang benar-benar wajib dihindari berapapun biayanya, berikut kita akan bahas apa saja kira-kira blunder yang biasa dilakukan. (Baca: 8 Hal yang Dilakukan Orang Sukses di Pagi Hari)

3 Blunder Bisnis Kecil yang HARUS dihindari Menurut Andrew Hidayat

Kuncinya adalah mengetahui blunder apa yang berbahaya bagi bisnis kita, menyadari kapan hal tersebut muncul, dan dengan bijaksana menghindari hal-hal tersebut. Ini 3 blunder bisnis kecil yang harus kita hindari :

Baca juga: 10 Alasan Kenapa Anda Susah Untuk Sukses Menggapai Impian

1. Tidak mengenakan biaya selayaknya atas produk atau jasa kita

Membuat penjualan sangat penting, tapi mengenakan biaya selayaknya atas produk atau jasa kita sangat penting. Jika kita tidak melakukannya, hal tersebut hanya akan menurunkan nilai produk atau jasa kita ke konsumen, dan ini merupakan blunder bisnis terbesar. Lebih baik kita mengenakan biaya seharusnya dan memberikan insentif diskon untuk menjual, kupon atau point keloyalan.

Dengan memberikan voucher, kupon atau point keloyalan kita akan menghargai konsumen yang telah loyal dengan kita, dan memacu konsumen potensial kita untuk mencoba produk atau jasa yang kita sediakan, dan setelah mereka mencoba, jika kita mengenakan biaya sesuai dengan kualitas, mereka akan menyukai hal tersebut dan membeli full servis dari kita. Tentu saja tidak semua nya semulus itu, tapi paling tidak kita membuat sedikit profit ketimbang menurunkan nilai produk atau jasa kita. (baca: 11 Tips Pintar Mengelola Keuangan Anda Untuk Masa Depan)

Baca juga: Ini Cara Mudah Andrew Hidayat Menulis Copywriting

2. Berharap “Hal ini akan berlanjut ke produk atau jasa berikutnya”

Pemikiran atau harapan ini tidak ada garansinya, lebih sering konsumen tidak berlanjut sesuai mau kita dan hasilnya pun mengecewakan. Hal ini dapat sangat menyulitkan kita, karena kita menurunkan nilai kita dengan harapan konsumen tersebut akan kembali membeli dari kita.

Ketika kita ingin memberikan reward atas konsumen loyal, lakukan hal tersebut ketika dia membeli kembali, berikan dia potongan, hadiah atau apapun yang sekiranya menurut kita cukup bernilai bagi konsumen tersebut. Berharap “Hal ini akan berlanjut ke produk atau jasa berikutnya” akan membuat customer service kita harus bekerja lebih dan tidak ada jaminan bahwa konsumen tersebut akan kembali. Ada baiknya kita fokus dalam memberikan pelayanan pada konsumen saat ini, ketimbang kita menghabiskan biaya untuk berharap pada hal yang belum pasti dan belum menghasilkan profit.

Kemungkinan dari hal ini untuk memberikan profit di masa depan belum cukup sepadan dengan apa yang harus kita keluarkan dengan waktu dan biaya yang kita habiskan.  Jika kita memiliki cukup sumber daya ada baiknya kita mengembangkan dan fokus atas penjualan produk atau jasa yang kita miliki saat ini.

Baca juga: Berbagai Macam Produk Asuransi Jiwa

3. Menjual hanya untuk keuntungan (profit)

Tentu saja kita melakukan bisnis untuk mendapatkan uang, tapi dengan cara seperti apa ? Jika kita melakukan pemotongan biaya dari semua sisi, mengurangi customer service, dan menipu konsumen, atau mengenakan biaya lebih dari nilai produk atau jasa yang kita tawarkan, kita tidak mungkin bisa menjaga profit dalam jangka waktu yang lama. Konsumen akan menyadari hal tersebut dan tentu saja bisnis kita akan merosot jatuh.

Baca juga: Ini Cara Andrew Hidayat Merawat Kesehatan Mata

Menjalankan sebuah bisnis harus menjaganya tetap seimbang. Berjalan di garis tengah antara keuntungan dan menjadi yang terbaik dalam hal kualitas akan sangat sulit. Pebisnis dituntut untuk terus belajar dan belajar agar kita dapat terus meningkatkan pelayanan kita dan menghindari kesalahan-kesalahan yang dapat membuat bisnis kita jatuh. Jangan sampai setelah membaca ini melakukan blunder bisnis ya sob!

Salam

Andrew Hidayat
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

author