3 Mindset Seorang Pengusaha yang Wajib Dimiliki Seorang Andrew Hidayat

3 Mindset Seorang Pengusaha yang Wajib Dimiliki Seorang Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)

3 Mindset Seorang Pengusaha yang Wajib Dimiliki Seorang Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)

Andrew Hidayat3 Mindset Seorang Pengusaha yang Wajib Dimiliki Seorang Andrew Hidayat. Practice makes perfect, dimana kita berlatih dan belajar kita akan semakin ahli pada bidang tersebut. Berdasarkan artikel yang Andrew Hidayat kutip dari Entrepreneur. Ada 3 mindset yang pengusaha wajib miliki untuk menjadi sukses menurut Karim Abouelnaga sang pendiri perusahaan “Practice Makes Perfect” yang menurut nya berhasil membuat dirinya berhasil menjual produk terbaik dan memimpin team yang produktivitas nya tinggi. (Baca: 10 Alasan Kenapa Anda Susah Untuk Sukses Menggapai Impian)

3 Mindset Seorang Pengusaha yang Wajib Dimiliki Seorang Andrew Hidayat

Seorang Andrew Hidayat harus mementingkan bisnisnya. Mindset seorang pebisnis seperti Andrew Hidayat harus terpatri di benaknya. Berikut tips mindset yang pengusaha wajib miliki :

Baca juga: 8 Hal yang Dilakukan Orang Sukses di Pagi Hari

1.  Mindset “Ini jalan yang tepat”

Yakin bahwa apa yang dikerjakan berada di jalan yang tepat merupakan mindset yang dibutuhkan untuk membuat keputusan pada saat timbul keragu-raguan. Yang biasa nya hampir seluruh pengusaha atau pebisnis pernah merasakan kondisi dimana merasa tidak yakin akan apa yang dia kerjakan. Mindset ini bekerja dengan sangat baik ketika team dan perusahaan masih kecil dan ketika kita membuat keputusan sesuai dengan bidang keahlian kita. Kita juga membutuhkan mindset ini untuk menciptakan visi bagi perusahaan kita.

Ketika team kita bertumbuh kita harus memilih pemimpin baru yang cerdas dan mampu memimpin team dengan arah yang tepat sesuai dengan visi perusahaan. Ketika team-team kecil yang bertumbuh dan semakin banyak kita harus mampu menjaga arah yang tepat dan membuat keputusan yang tepat. (Baca: 3 Blunder Bisnis Kecil Andrew Hidayat yang HARUS dihindari)

Baca juga: 11 Tips Pintar Mengelola Keuangan Anda Untuk Masa Depan

2. Mindset “Tidak bukan berarti tidak, itu hanya berarti tidak sekarang”

Pertama-tama dari semuanya, kita tidak dapat menganggap kata Tidak sebagai penolakan secara personal. Penolakan merupakan proses dari perjalanan sebagai pengusaha dan proses pembelajaran. Dalam perjalanan karir dari Karim Abouelnaga dia menerima 97 kata Tidak dari setiap 3 kata Ya. Kita harus tetap bergerak dan jangan sampai hal-hal negatif menggangu kita. Ketika kita mulai fokus untuk mendapatkan kata Tidak, kita akan mulai menyadari bahwa kita juga mendapatkan kata Ya.

Pada awalnya, banyak kata Tidak yang kita dapatkan sesungguhnya adalah “Tidak sekarang”. Dalam beberapa tahun kedepan, kita dapat mengkorvesikan beberapa orang yang berkata Tidak menjadi Ya.

Hati-hati untuk tidak terlalu berlebihan. Kata Tidak bukan selalu berarti Ya atau Mungkin. Jika kita terlalu memaksakan, kita bisa membuat orang tidak nyaman atau bahkan putus hubungan pertemanan. Ketika orang mengatakan Tidak dia menyarankan kita untuk memberikan mereka jarak dan setelah beberapa waktu meminta feedback dari mereka seperti misalnya “Kenapa anda memutuskan untuk tidak membeli produk kami ?” dan “Bagaimana kami dapat membuat anda mengatakan Ya untuk produk kami?”

Baca juga: Ini Cara Mudah Andrew Hidayat Menulis Copywriting

3. Mindset “Saya yang salah”

Ini merupakan satu cara untuk berjuang mencapai keunggulan, ketika kita melakukan kesalahan dan kita tidak mengakuinya merupakan hal yang benar-benar berbeda. Tidak ada orang yang mau bekerja dengan seseorang yang merasa dirinya sempurna dan tidak mau mengakui jika dirinya salah. Hal tersebut menunjukan betapa orang tersebut memiliki rasa yang kuat atas ketidakamanan dan kurangnya kesadaran.

Lebih buruk lagi adalah ketika kita salah dan tidak mengakui kesalahan itu kita menciptakan solusi yang tidak pas. Jika kita, sebagai pemimpin, tidak mengakui ketika kita salah, maka setiap orang didalam tim kita tidak akan melakukannya juga. Ini membuat orang-orang tidak akan bertumbuh dan belajar dari kesalahan yang dilakukannya. Hal terkecil sekalipun bisa menjadi bola salju yang menjadi masalah besar dikemudian hari.

Selalu ada hal yang positif ketika kita mengakui diri kita salah. Sesekali, itu akan menunjukan kelemahan kita. Menunjukan kalo kita manusia. Dan mengakui kesalahan kita akan menjadi budaya yang kuat untuk bertumbuh dan mendapatkan bantuan.

Baca juga: Ini Cara Andrew Hidayat Merawat Kesehatan Mata

Hati-hati untuk tidak berlebihan ketika mengakui kesalahan. Tidak banyak orang juga yang mau bekerja dengan orang yang selalu salah.

Inilah 3 Mindset Seorang Pengusaha yang Wajib Dimiliki Seorang Andrew Hidayat semoga bisa membantu teman-teman yang ingin menjadi pengusaha dan pebisnis.Berbagi Yuk !

Salam

Andrew Hidayat
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

author